PBSI Gelar Munas 20-21 September 2012

Buruknya prestasi bulutangkis Indonesia di ajang Olimpiade London 2012 lalu membuat banyak kalangan ingin adanya perubahan di kepengurusan PBSI. Perubahan memang akan dilakukan karena PBSI segera menggelar Munas 20-21 September 2012.

Sebelumnya terjadi simpang siur mengenai kapan pastinya penyelenggaraan Munas itu sendiri. Ada yang menyebut sebelum PON Riau (9-20 September) atau sesudah PON. PBSI pun akhirnya angkat bicara mengenai kepastian kapan digelarnya Munas.

“Saya ingin meluruskan soal Munas. Banyak berita simpang siur diluar sana. Ketua Umum (Djoko Santoso) meminta saya untuk segera meluruskan berita tersebut,” ujar Yacob Rusdianto selaku Sekjen PB PBSI di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Selasa (21/8/2012) siang.

“Saya informasikan bahwa Munas akan digelar 20-21 September di Yogyakarta. Setelah liburan selesai (27 Agustus), kami akan segera mengedarkan undangan kepada Pengprov,” papar Yacob.

Yacob menambahkan digelarnya Munas tidak ada hubungannya dengan kegagalan bulutangkis di Olimpiade 2012 karena sudah dijadwalkan jauh hari sebelumnya.

“Tidak ada istilah dipercepat atau diperlambat. Awalnya memang direncanakan tahun ini di bulan September. Saya yakin tidak semuanya setuju dengan ini, tapi saya harap sebagian besar Pengprov menyetujuinya,” katanya.

“Jadi saya tegaskan sekali lagi, intinya adalah menggelar Munas, bukan Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa) karena masa jabatan pak Djoko memang berakhir tahun ini,” tegasnya.

Alasan dipilih Yogyakarta sebagai tempat diselenggarakan Munas, lanjut Yacob, karena tempatnya tidak terlalu jauh dari Jakarta dan memudahkan semua pihak yang terlibat.

Leave a Reply

*