PAB Diklat XV

Penerimaan Anggota Tahun Baru kali ini spesial dalam satu hal : RAMAI. Efek dari UKM Fair yang diselenggarakan oleh KACM serta efek SPAMA, semua UKM sepertinya kebanjiran pendaftar. UKM selam sendiri menerima 201 orang yang mendaftar. Diklat (Pendidikan Kilat) ini diselenggarakan selama 4 hari, 1 hari materi kelas, 3 hari materi selam. Materi kelas menyampaikan tentang PAP (Pengetahuan Akademis Penyelam), tentang teori-teori fisika, fisiologi, lingkungan penyelaman, peralatan, bahasa kode. Materi ini wajib dipahami oleh para penyelam, agar dapat mengetahui batasan-batasan aman dalam menyelam. PAP diselenggarakan pada Jumat, 22 Oktober 2012, dari jam 5-9 pm, di ruang audiovisual Kampus II   Sabtu 23/10 dan Sabtu 27/10 diadakan LKK (latihan keterampilan kolam) di Kolam IKIP UNY. Isi latihannya yaitu
  • standarisasi (renang 200m, upnea 12m, water trappen 15menit)
  • bouyancy negatif dan equalizing
  • latihan alat dasar : mask-clearing, blasting, fins swimming, entry dan freedive.
  Hari ketiga baru diperkenalkan materi SCUBA aka nyelam bawa tabung.   Dari 201 pendaftar, yang bertahan sampe akhir 47 orang.. Selamat datang Anggota Baru UKM Selam    

5 Responses to “PAB Diklat XV”

  1. Eko Siswanto says:

    UKM yang luar biasa.. siap-siaplah menjadi penyelam hebat yang akan mengeksplore keindahan bawah laut nusantara teman-teman.. Waspada Dira Anuraga !

  2. Yohanes Dedy says:

    Kerenn abiisss…

  3. ronaldi says:

    mantap banget sekarang,yang daftar membeludak,tapi peralatan dan dana kegiatan UKM Selam sangat tidak sesuai.padahal menyelam tidak akan pernah lepas dari peralatan,dan merupakan Olah raga extrim. semoga Tahun depan lebih baik. maju terus UNIT SELAM ATMA JAYA.

  4. Eko Siswanto says:

    Selamat buat teman-teman Diklat XV yang sudah keterima di Unit Selam Atma Jaya.. Semoga UKM tercinta ini bisa lebih baik dan menjadi kebanggaan buat Universitas Atma Jaya Yogyakarta..

  5. empho says:

    mudah2an dapat fasilitas yang lebih bak untuk menunjang kegiatan menyelam karena anggota yang semakin banyak dan resiko yang ada akan semakin besar pula jika alat tidak memadai…setujju ama ronal

Leave a Reply

*